Mobil Hidrogen Solusi Transportasi Ramah Lingkungan

Published on May 24, 2018

Teknologi hidrogen sekarang telah muncul sebagai sebuah alternatif bahan bakar yang lebih modern dan ramah lingkungan. Penemuan mobil hidrogen memang dianggap menjadi salah satu penemuan besar sebagai salah satu upaya revolusi transportasi yang lebih ramah lingkungan tanpa polusi. Mobil dengan tenaga sel hidrogen memang diklaim tanpa emisi gas rumah kaca sama sekali sehingga lebih ramah lingkungan karena tak menimbulkan polusi sama sekali. Proses pengisian bahan bakarnya pun cukup cepat hanya 2 – 3 menit, tak seperti mobil listrik yang harus memakan waktu berjam – jam untuk melakukan pengisian baterai. Yang menjadi kendala untuk saat ini adalah masih minimnya tempat – tempat pengisian gas hidrogen sehingga masih sulit untuk menggenjot penjualan mobil berteknologi hidrogen dalam jangka waktu dekat.

Namun terdapat beberapa negara maju yang terus mengembangkan mobil berteknologi hidrogen sebagai sarana transportasi mereka agar lebih ramah lingkungan. Berikut ini beberapa negara yang berusaha keras untuk terus melakukan pengembangan pada teknologi mobil hidrogen.

Negara – Negara Pengembang Mobil Hidrogen

Sebagai penemuan teknologi transportasi yang ramah lingkungan tanpa emisi  membuat mobil berteknologi hidrogen terus dikembangkan oleh negara – negara maju. Setidaknya saat ini terdapat 3 negara yang getol mengembankan mobil berteknologi hidrogen.

  1. Jepang

mobil hidrogen

Jepang menjadi salah satu negara yang cukup getol mengembangkan teknologi hidrogen melalui kerjasama strategis Japan H2 Mobility (JHyM). Kerjasama ini digagas sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan SPBU hidrogen untuk mendukung mobil dengan teknologi fuel cell (FCV). Kerjasama ini melibatkan pihak otomotif, energi serta perdagangan dan perbankan. Pada sektor otomotif melibatkan 3 raksasa otomotif dunia yakni Nissan Motor Co, Toyota Motor Corporation dan Honda Motor Co. Untuk sektor energi melibatkan Idemitsu Kosan Co, JXTG Nippon Oil & Energy Corp, Tokyo Gas Co, Iwatani Corp dan Air Liquide Japan. Sedangkan sektor perdagangan diwakili oleh Toyota Tsusho Corp dan ada Development Bank of Japan pada sektor perbankan.

  1. Jerman

mobil hidrogen

Tidak tanggung – tanggung Jerman siap menginvestasikan Rp 3,5 triliun demi menjamin berjalannya proyek mobil hidrogen di negara tersebut. Dana tersebut akan digunakan untuk melakukan penelitian dan mengembangkan mobil teknologi hidrogen di Jerman. Kucuran dana tersebut juga akan dipakai untuk pembangunan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) hidrogen demi menunjang terlaksananya program ini.

  1. Korea Selatan

mobil hidrogen

Pabrikan otomotif terkemuka asal Korea Selatan, Hyundai baru – baru ini telah melaunching mobil dengan bahan bakar hidrogen dan bertenaga listrik. Mobil berteknologi hidrogen ini diberi nama Hyundai Nexo yang diklaim mampu menempuh jarak berkisar 592 km sebelum harus melakukan pengisian bahan bakar. Korea Selatan pun terus melakukan penambahan SPBU gas hidrogen dari 16 SPBU yang telah berdiri saat ini.

Enjoyed this video?
mobil hidrogen
"No Thanks. Please Close This Box!"