Menkominfo: Investasi 5G dan IoT di RI Kena Dampak Corona

Published on April 25, 2020

Pandemi virus corona atau covid-19 yang masih terus berlangsung di banyak negara dunia semakin memberikan dampak yang luas. Hampir semua aspek dalam pemerintahan dan kehidupan individu serta sosial terkena dampaknya. Salah satunya dalam bidang teknologi.

Seperti yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang mengatakan bahwa wabah virus corona (Covid-19) akan berdampak pada perencanaan investasi operator seluler terkait penerapan jaringan 5G dan Internet of Things (IoT) di Indonesia yang telah direncanakan sebelumnya.

“Penerapan teknologi 5G dan IoT akan sedikit banyak berdampak karena Covid-19. Akan berdampak pada perencanaan investasi operator seluler,” terang Johnny dalam konferensi virtual bersama MarkPlus, Selasa (21/4).

Meski demikian, Johnny tetap berharap agar bidang industri tetap bisa menerapkan 5G dan IoT sesuai dengan penyelenggaraan operator seluler. Disisi lain, Indonesia juga sudah pernah melakukan uji coba 5G di spektrum frekuensi atas.

“Pemerintah berharap penerapan teknologi terbaru ini tetap sesuai rencana penyelenggaraan seluler. Kita sudah lakukan trial 5G di spektrum frekuensi atas,” ujar Johnny.

 

Menkominfo: Investasi 5G dan IoT di RI Kena Dampak Corona

Hal Penting Dalam Penerapan Teknologi 5G

Tidak serta merta dipasang begitu saja, menurut Johnny dalam penerapan teknologi 5G, pemerintah harus memerhatikan beberapa hal agar bisa berjalan secara optimal.

Pertama pemerintah harus tahu mengenai teknologi 5G mana yang paling tepat untuk Indonesia sebab jika tidak, alih-alih mendapat manfaat justru akan sia-sia. Kedua, pemerintah perlu melihat dari koridor perekonomian jangka panjang yang paling efisien sebagai sebuah negara.

“Kita lihat perekonomian jangka panjang yang aman dan efisien sebagai negara, bukan perusahaan apalagi sebagai pribadi, dalam makro teknologi kita,” jelas Johnny.

Tak hanya itu saja Johnny juga mengingatkan bahwa dalam revolusi digital yang akan diusung oleh 5G, pemerintah harus memerhatikan pertimbangan geostrategis dan geopolitis. Maka dari itum dari sisi pertimbangan dan kesiapan dunia usaha, Johnny mengatakan akan membuka pintu diskusi seluas-luasnya.

“Tak perlu khawatir mengetuk pintu untuk komunikasikan dan sampaikan ke saya yang jadi pertimbangan pikiran dan kendala untuk dibahas bersama sama,” kata Johnny.

Dalam rangka menyambut penerapan teknologi tersebut,  ekosistem dan rencana bisnis dunia usaha harus siap untuk menjaga perkembangan ekonomi. Untuk itu pemerintah akan membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha untuk membahas implementasi teknologi 5G.

Enjoyed this video?
Menkominfo: Investasi 5G dan IoT di RI Kena Dampak Corona
"No Thanks. Please Close This Box!"