Kenapa Buta Teknologi Di Bilang Rugi?

Published on October 31, 2019

Masyarakat saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi yang bisa di bilang mengalami kemajuan pesat. Semakin banyak usia anda, semakin banyak pula bukti bukti kemajuan teknologi yang anda rasakan.

Kemajuan teknologi seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Walaupun ternyata masih ada saja kemiskinan, ketimpangan ekonomi dan social, serta kekurangan di berbagai belahan dunia.

Terlalu luas mungkin membicarakan seluruh manusia di dunia. Sebab terkadang inovasi inovasi terbaru di bidang teknologi tidak bisa langsung di nikmati bersama oleh semua negara di dunia. Tentu banyak factor yang menjadi penyebabnya.

Contohnya saja saat ini ada negara yang sudah maju dengan penggunaan jaringan 5G di wilayahnya. Akan tetapi ada pula bagian negara yang masih menggunakan jaringan 4G bahkan 3 G.

Selain itu, teknologi di tandai sebagai suatu hal yang ‘mahal dan mewah’ oleh beberapa kalangan masyarakat.

Karena tidak bisa mengakses kemajuan teknologi yang di nilai terlalu cepat, beberapa kalangan masyarakat akhirnya memilih untuk antipati terhadap perkembangan kedepannya.

Namun apakah sikap demikian betul? Simak pembahasannya di bawah ini

Buta Teknologi Dan Dampaknya

Kenapa Buta Teknologi Di Bilang Rugi?

  1. Tidak mendapat kemudahan

Seperti yang selalu di singgung tiap kali ada penemuan / inovasi terbaru di bidang teknolog. Penemuan tersebut selalu di dasari oleh keinginan untuk mensejahterakan kehidupan manusia dengan memberi berbagai kemudahan.

Ada banyak kemudahan yang pada akhirnya memang benar benar bisa di dapat oleh masyarakat berkat kemajuan teknologi.

Contohnya adalah aplikasi belanja online, aplikasi antar jemput, aplikasi pesan antar, dan lain lain.

Aplikasi sejenis itu memberi banyak kemudahan bagi sebagian masyarakat dalam melakukan kegiatan konsumsi, mempermudah kegiatan sehari-hari, hidup jadi lebih praktis dan hemat.

Bayangkan saja jika tidak mengikuti perkembangan teknologi terkini dan masih menggunakan cara lama di tengah kota besar yang berisi generasi milenial. Sudah pasti anda akan rugi karena tidak bisa mengakses kemudahan tersebut.

  1. Potensi Diri Terkubur

Berkat kemajuan teknologi ada peluang dan juga kesempatan baru yang bisa di raih oleh tiap individu. Berkat adanya teknologi dalam bidang media social, arus informasu jadi lebih cepat dan actual.

Informasi lowongan pekerjaan, lomba-lomba, dan lain sebagainya bisa di akses dengan mudah. Bahkan kemajuan teknologi paad akhirnya juga membuka potensi baru bagi mereka yang aktif secara social dan kreatif untuk menjadi conten creator, influencer, youtuber, dan lain lain

  1. Ketinggalan Informasi

Seperti yang sudah di singgung sebelumnya. Kini segala aspek kehidupan manusia dapat di sandingkan dengan teknologi. Arus informasi makin cepat dan mudah.

Orang tidak hanya mendapat informasi dengan cara menunggu Koran harian atau mendengarkan radio yang siarannya terbatas.

Di zaman yang segalanya serta cepat dan praktis ini masyarakat juga di tuntut untuk aktif mencari informasi agar tidak ketinggalan.

Contonya adalah kebijakan baru pemerintah , tata cara pendaftaran pendidikan sekolah dan universitas, akses kesehatan, dan lain sebaginya.

  1. Terkucilkan Dari Lingkungan

Dampak yang mungkin sering di rasakan oleh orang orang yang buta teknologi adalah merasa terkucilkan oleh lingkungan.

Namun hal itu hanya berlaku untuk orang orang yang hidup di tengah lingkungan orang orang melek teknologi.

Meski begitu, teknologi saat ini bisa di bilang telah menjangkau hingga lingkungan masyarakat paling bawah sekalipun.

Meski tidak ada maksud dari individu untuk mengucilkan anda, secara otomatis akan terkucilkan sendiri.

Contoh saat ini teknologi komunikasi dan media social terus berkembang, bagi anda yang buta teknologi dan tidak tahu akan tertinggal jauh saat semua teman-teman telah sibuk berkutat dengan kehiduapan bersama teknologi yang baru.

Perlahan anda akan terlupakan dan tidak bisa lagi mengikuti perkembangan

Enjoyed this video?
produk smart teknologi
"No Thanks. Please Close This Box!"